dunia pun mengenal Anda

dunia pun mengenal Anda

Portofolio kami

Pengunjung Kami

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini9
mod_vvisit_counterKemarin86
mod_vvisit_counterMinggu ini9
mod_vvisit_counterMinggu lalu309
mod_vvisit_counterBulan ini912
mod_vvisit_counterBulan lalu1466
mod_vvisit_counterSemua128195

Saat ini (periode 20 menit): 15
IP Anda: 38.107.179.240
,
2012-05-20 00:18

Etalase

catatan sami

place to work

dapur situs

dwi mandiri

dapur situs

Joomla!
Joomla! The most popular and widely used Open Source CMS Project in the world.

PCM-AV
PC Media AntiVirus is the best Indonesian anti virus

paket promosi
Tampilkan iklan/promosi Anda di sini, dapat berupa teks atau banner.


Saling Silang

 arsitek hit[410]

  untuk rumah atau bangunan lainnya

 kongxkong hit[81]

  situs 'no more' kong kali kong

 balai jumpa hit[190]

  catatan UNTUK PERUBAHAN

 place to work hit[282]

  kumpulan informasi lowongan kerja

 lelucon hit[277]

  kumpulan cerita2 lucu

openoffice

ubuntu

Free Hosting





18

Okt

2011

Pemerintah Haram Ngutang Bila Tak Diketahui Publik! PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh (kliping)   

Minggu, 09 Oktober 2011 , 13:44:00 WIB | Laporan: Ihsan Dalimunthe


RMOL. Krisis utang akan terus berlangsung bila Indonesia masih tunduk kepada asing.

Dan Indonesia, kata Koordinator Koalisi Anti Utang (KAU), Yuyun Harmano, masih belum bisa melepaskan diri dari jeratan asing. Dan yang lebih memperihatinkan, model pembangunan Indonesia masih menggantungkan diri pada utang luar negeri.
ILUSTRASI/IST
Dalam nota keuangan RAPBN 2012, kata Yuyun,utang luar negeri Indonesia justru semakin bertambah. Dan ini sangat bertentangan dengan pernyataan Presiden SBY yang mengatakan utang luar negeri semakin berkurang.

"Kita terus membayar utng luar negeri dari APBN. Rakyat dibebani," kata Yuyun dalam diskusi di sekretariat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Mampang Prapatan, Jakarta (Minggu, 9/10).

Yuyun menggarisbawahi dan mendorong publik untuk mencari tahu semua kontrak utang yang dibuat pemerintah dengan pihak asing.

"Utang haram jika tanpa sepengetahuan publik kerena dampak utang ya ke rakyat. Sedangkan kebanyakan utang itu sering dijadikan kedok untuk suatu kebijakan yang sebenarnya tidak perlu," tegas Yuyun. [ysa]

 

 
 
Simplweb - Joomla 1.5 Website Hosts